Agama Di Tengah Modernitas

Di tengah zaman yang serba modern saat ini, mungkin agama sudah mulai terlupakan oleh kalangan manusia. Atau mereka menempatkan Agama hanya status dan sekuleritas saja bukan menjadi penuntun hidup, memang benar umat Islam harus mengikuti perkembangan zaman yang ada untuk dapat mengimbangi perdakwahan atau sosialisasi antar umat beragama.

Tapi dizaman yang telah menjadi modernitas, hidup dizaman globalisasi ini memang menguntungkan tetapi kerugiannya bisa mengarahkankan kita ke lubang neraka. Ilmu-ilmu teknologi dan pengetahuan memang sangat menguntungkan bagi kita karena bisa sharing dengan dunia barat, karena dengan adanya teknologi yang sudah canggih dunia ini tidak ada yang menghalangi dan kita bisa berkomunikasi dengan mudah dengan antar umat.

Sedangkan kerugiannya sendiri tentu sangat berbahaya, malah kerugian ini yang banyak diambil oleh masyarakat beragama kita. Pengaruh berbusana ala barat, makanan atau bahkan membelanjakan ekonomi mereka sudah menjadi trend masyarakat Islam. Makanan dizaman sekarang yang beramunisi fast food menjadi makanan favorit umat kita padahal itu penuh dengan penyakit, dan membelanjakan ekonomi mereka dengan borosnya hingga menyebabkan mubazir, padahal orang yang mubazir adalah teman dari setan.

Berbusana umat muslim wanita yang sekarang telah marak berkembang, mungkin bukan dengan model baju-baju seksi tapi dunia barat telah menyerang kita dengan busana muslim modern dengan model ketat atau jilbab yang sudah tidak memnuhi syarat diajaran Agama Islam. Karena trend busana memang sangat cepat diterima karena iklan-iklan yang telah menjamur dimasyrakat, bila tidak mengikuti akan ketinggalan zaman . Bagaimana umat Islam menyikapi peruhal ini agar Agama tetap mengalir didenyut nadi ini tetapi kita tetap menjadi masyrakat modernitas yang tidak ketinggalan zaman.
Menjawab pertanyaan ini mungkin kembali pada benak diri sendiri, karena ini menyangkut keimanan sejati kita dan mengetes cobaan yang ada dibumi ini apa kita sanggup menghidari atau malah mudah terjerumus. Dizaman globalisasi ini mungkin kita harus pintar memilih yang mana, yang bisa menguntungkan buat para manusia baik didunia maupun diakhirat kelak. Bukan yang merugikan diakhirat kelak yaitu dalam hal berbusana karena berbusana telah disikapi keras dan ditentukan auratnya tidak ada yang bisa mengelak perintah ini.

Marilah kita umat beragama bersama-sama bangun Islam dimata dunia, bangkitkan Islam seperti dulu lagi yang menguasai ilmu teknologi dan pengetahuan sehingga kita bisa mengendalikan modernitas yang dikendalikan oleh bangsa Barat. Dan ketika menuntut ilmu janganlah kita menyampinkan kehidupan beragama tetapkanlah agama kalian didalam urat nadi, darah dan nafas kalian sehingga ilmu kalian bermanfaat dan agama akan menjadi penuntun jalan sehingga menjadikan ilmu itu akan jauh berkembang.

Dan kita harus bisa menjauhi doktrin dunia Barat yang ingin menjadikan kita Islam yang modernitas tetapi telah jauh dari syariat Al-qur’an dan Hadist, dan ditengah zaman modernitas ini juga umat Agama Islam mudah digoyahkan atau terprovokasi sehingga antar umat mudah diadu domba sehingga dunia Barat mempermainkan permainan mereka untuk menghancurkan umat Islam. Inilah yang sangat berbahaya dizaman globalisasi yang serba canggih ini, berhati-hatilah kita memlih budaya karena dapat mempengaruhi keimanan kita dan pemikiran-pemikiran kita tentang agama kitsa sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s